Sunday, 18 April 2010

Tugas teori organisasi umum 2

Perlilaku Konsumen
Pendekatan pada perilaku konsumen ada dua yaitu :
1. Kardinal
kepuasan dapat diukur dengan uang atau satuan hitung lainnya(marginal dan total utility). Setiap tambahan satu unit barang yang dikonsumsi akan menambah kepuasan yang diperoleh konsumen tersebut dalam jumlah tertentu. Tambahan kepuasan yang diperoleh dari penambahan jumlah barang yang dikonsumsi disebut kepuasan marginal(marginal utility). Berlaku hukum tambahan kepuasan yang semakin menurun(the law of diminishing marginal utility) yaitu besarnya kepuasan marginal akan selalu menurun dengan bertambahnya jumlah barang yang dikonsumsi secara terus menerus.

2. Ordinal
Kepuasan tdk dapat diukur dgn satu satuan (kurva indefference dan budget). analisis perilaku konsumen (pendekatan ordinal)
beberapa anggapan yang digunakan dalam pendekatan ordinal antara lain :
1. completeness (kesempurnaan)
2. consistency (keajegan)
3. non satiation (ketidak bosanan)
anggapan pertama kesempurnaan diartikan bahwa kalu seseorang konsumen menghadapi pilihan barang (komoditi) mana yang harus dipilih dalam julah berapa, maka dia lebih menyukai atau sama saja (indefferent). dengan perkataan lain suatu kumpulan kombinasi
barang dan jasa yang dapat memberikan kepuasan. seorang konsumen akan menentukan kombinasi mana yang dia lebih menyukai atau kombinasi mana yang menghasilkan kepuasan yang sama.
Anggapan konsistensi berarti bahwa seseorang konsumen dalam menentukan pilihannya harus konsisten, sehingga kalu seorang konsumen menunjukkan kesenangannya pada VW daripada Suzuki, kalau dia lebih menyukai Suzuki daripada Honda, maka secara konsisten dia harus menyukai VW daripada Honda. Hal ini sering disebut juga anggapan transitivitas (transitie)
"kelebihan" lebih disukai daripada kekurangan (more is prefer to less) anggapan ini berarti bahwa tidak ada seorangpun yang merasa puas dengan barang yang disukainya. ketiga asumsi diatas sering dijabarkan ke dalam bentuk grafik yang dikenal dengan nama "kurva tak acuh" atau indeferrence curve yang didefinisikan sebagai kurva yang menunnjukkan tingkat kepuasan yang sama atau kurva yang menunjukkan berbagai (titik-titik) kombinasi dari 2 komoditi yang dikonsumsi yang memberikan tingkat kepuasan yang sama. kurva tersebut dikemukakan oleh ekonom Inggris yang bernama FRANCIS Y.EDGEWORTH(1845 - 1926).

Elastisitas
pengertian elastisitas derajat kepekaan jumlah permintaan terhadap perubahan salah satu faktor yg mempengaruhi. Macam2 koefisien elastisitas : elastis sempurna, elastis, elastisitas tunggal, inelastis, inelastis sempurna
enis elastisitas permintaan dan penawaran :
1 elastisitas harga
perubahan kwantitas barang yang diminta sebagai akibat dari perubahan harga barang tersebut.
Ep=%perubahan kwantitas yang diminta /%perubahan harga barang tersebut
E>I (elastic)
E=I(elastisitas tunggal)

2. elastisitas silang
adalah % perubahan jumlah yang diminta terhadap sesuatu barang sebagai akibat dari perubahan harga barang lain.
Ec=% perubahan jumlah yang diminta/%perubahan harga
Ec positif untuk barang substitusi dan negative untuk barang komplementer


3 elastisitas pendapatan
dalah %perubahan kwantitas barang yang diminta sebagai akibat dari perubahan pendapatan riil.
Ei=%perubahan jumlah barang yang diminta/%perubahan pendapatan riil

B. PERILAKU PRODUSEN
Produsen dalam ekonomi adalah orang yang menghasilkan barang dan jasa untuk dijual atau dipasarkan. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebetuhan adalah konsumen.

Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang. Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran dapat tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah yang mencukupi.

Fungsi produksi, hubungan teknis antara factor produksi(C,R,T,L) dgn hasil produksi
- Produksi dg menggunakan:
1 variabel & yg lain tetap
2 variabel, kombinasi 2 faktor produksi ditunjukkan dg kurva isocost dan isoquant

Least Cost Combination (LCC)
Penggunaan kombinasi factor produksi dengan menggunakan biaya yg paling murah
Syarat LCC: MRTS (marginal rate of technical substitution), bila menambah salah satu input maka mengurangi penggunaan input.

diambil dari berbagai sumber :
wsmulyana.wordpress.com/2009/01/.../perilaku-konsumen/
http://id.wikipedia.org/
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2/perilaku-konsumen.
http://www.scribd.com/TEORI-PERILAKU-KONSUMEN/d/3943907

al amin nur reza
2 ka 15

Monday, 8 March 2010

SISTEM EKONOMI DI INDONESIA

Pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang sistem ekonomi apa yang ada di Indonesia.

Sistem ekonomi di indonesia adalah sistem ekonomi yang berlandaskan pada ideologi negara yaitu Pancasila .Karena pancasila merupakan wujud dari kepribadian bangsa Indonesia.
Sistem Ekonomi Pancasila memiliki empat ciri yang menonjol, yaitu :

1. Yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah negara / pemerintah. Contoh hajad hidup orang banyak yakni seperti air, bahan bakar minyak / BBM, pertambangan / hasil bumi, dan lain sebagainya.

2. Peran negara adalah penting namun tidak dominan, dan begitu juga dengan peranan pihak swasta yang posisinya penting namun tidak mendominasi. Sehingga tidak terjadi kondisi sistem ekonomi liberal maupun sistem ekonomi komando. Kedua pihak yakni pemerintah dan swasta hidup beriringan, berdampingan secara damai dan saling mendukung.

3. Masyarakat adalah bagian yang penting di mana kegiatan produksi dilakukan oleh semua untuk semua serta dipimpin dan diawasi oleh anggota masyarakat.

4. Modal atau pun buruh tidak mendominasi perekonomian karena didasari atas asas kekeluargaan antar sesama manusia.

Namun pada kenyataannya sekarang ini sistem ekonomi yang berlandaskan pada pancasila sepertinya sudah diabaikan karena pengaruh dari globalisasi dalam perekonomian. Perekonomian di Indonesia cenderung bersifat liberal dan kapitalis dimana peran pihak swasta semakain menguat dan mendominasi.

Sampai disini tulisan dari saya kali ini semoga dapat bermanfaat. terima kasih

sumber :
http://organisasi.org/ (ciri2 ekonomi pancasila)

al amin nur reza
2 ka 15

Wednesday, 24 February 2010

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Pengertian Permintaan dan Penawaran, Hukum & Faktor Yang Mempengaruhi

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)

1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)

1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.

2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.

5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

sumber : http://organisasi.org/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi

al amin nur reza
2 ka 15

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Pengertian Permintaan dan Penawaran, Hukum & Faktor Yang Mempengaruhi

Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)

1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)

1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.

2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.

5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.

Definisi Ekonomi

Dalam tulisan saya kali ini saya akan membagi pengertian tentang ekonomi dan hukum ekonomi. Isi dari tulisan kali ini saya ambil dari berbagai sumber semoga bermanfaat.

Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagai ilmu ekonomi.

Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (Ingg: scarcity).
Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.

Contoh hukum ekonomi :

1. Jika harga sembako atau sembilan bahan pokok naik maka harga-harga barang lain biasanya akan ikut merambat naik.

2. Apabila pada suatu lokasi berdiri sebuah pusat pertokoan hipermarket yang besar dengan harga yang sangat murah maka dapat dipastikan peritel atau toko-toko kecil yang berada di sekitarnya akan kehilangan omset atau mati gulung tikar.

sumber : http://organisasi.org/
http://info.g-excess.com/id/info/EkonomiPengertian.info

nama : al amin nur reza
2 ka 15

Sunday, 27 December 2009

faktor - faktor yang mempengaruhi motivasi dalam berorganisasi

untuk menyelesaikan tugas saya maka saya akan menulis tentang faktor - faktor yang mempengaruhi motivasi berorganisasi. Tulisan ini saya ambil dari beberapa sumber ( terimakasih saya ucapkan ^-^).

sebelum itu sebenarnya apa sih itu MOTIVASI?...
Motivasi adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan
kegairahan kerja seseorang, agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif
dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai suatu kepuasan
(Hasibuan, 1996: 95).

Faktor - faktor yang mempengaruhi motivasi dalam berorganisasi :

1. Leadership
kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu( tannebaum, weschler and nassarik , 1961;24).
Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan motivasi dalam diri setiap orang bawahan, maupun atasan pimpinan itu sendiri. Gaya kepemimpinan dalam berorganisasi mempunyai peran yang sangat menentukan dalam pencapain tujuan organisasi. hal ini dikarenakan melalui gaya kepemimpinan yang baik, seorang pemimpin dapat mempengaruhi bawahan agar meningkatkan kinerjanya.

2. Budaya
Adanya konsep budaya yang dikembangkan oleh pakar oraganisasi menjadi bagian yang erat kaitannya dengan aspek-aspek pengembangan organisasi. Maka muncullah istilah “Budaya Organisasi”. secara sederhana budaya organisasi dapat didefinisikan sebagai nilai-nilai dan cara bertindak yang dianut organisasi (beserta para anggotanya) dalam hubungannya dengan pihak luar. Secara umum, perusahaan atau organisasi terdiri dari sejumlah orang dengan latar belakang kepribadian, emosi dan ego yang beragam. Hasil penjumlahan dan interaksi berbagai orang tersebut membentuk budaya organisasi.
Kebudayaan mengikat para anggota yang dilingkupi kebudayaan itu untuk berperilaku sesuai dengan budaya yang ada. apabila pengertian ini ditarik kedalam organisasi, maka apabila seperangkat norma sudah menjadi budaya dalam organisasi, maka para anggota organisasi akan bersikap dan bertingkah laku sesuai dengan budaya itu tanpa merasa terpaksa. Apabila budaya itu adalah budaya yang bersifat mengarahkan kepada anggota organisasi untuk mempunyai kinerja yang baik, maka dapat dipastikan apabila memang semua anggota organisasi sudah menganggap norma itu sebagai budaya, maka ia akan melaksanakannya dengan baik. Akhirnya pelaksanaan budaya itu akan menghasilkan output kinerja yang baik.model budaya organisasi yang ideal untuk suatu organisasi adalah yang memiliki paling sedikit dua sifat. Pertama kuat (strong) artinya budaya organisasi yang dikembangkan organisasi harus mampu mengikat dan mempengaruhi perilaku para individu pelaku organisasi untuk menyelaraskan tujuan. yang kedua adalah dinamis dan adaptif artinya budaya organisasi yang di bangun harus fleksibel dan responsif terhadap perkembangan lingkungan internal dan external organisasi dan perubahan dalam lingkungan hukum, ekonomi , politik , sosial, tekimfor, dll.

3. Iklim Organisasi
iklim organisasi merupakan karakteristik yang membedakan satu organisasi dengan organisasi lainnya dan mempengaruhi orang-orang dalam organisasi tersebut.

(dari berbagai sumber).
http://www.scribd.com/doc/12406463/Skripsi-Pengaruh-Kepemimpinan-Terhadap-Motivasi-BAB-IIII
http://www.skripsi-tesis.com/07/02/pengaruh-faktor-budaya-organisasi-gaya-kepemimpinan-dan-kualitas-sumber-daya-manusia-terhadap-kinerja-dinas-pendidikan-dan-pengajaran-provinsi-papua-pdf-doc.htm

al amin nur reza
2ka15
10108156

Thursday, 19 November 2009

tugas organisasi

Waktu di sma dulu saya pernah mengikuti sebuah organisasi

untuk siswa yaitu Osis. Pada awalnya saya tidak begitu tertarik mengikuti

atau masuk kedalam sebuah organisasi. Karena menurut pandangan saya

didalam organisasi pasti tidak menyenangkan dan banyak sekali aturan -

aturannya, selain itu juga mungkin ketidak tertarikan saya untuk

mengikuti sebuah organisasi adalah belum fahamnya saya tentang apa itu

organisasi dan manfaat organisasi itu bagi saya. Ternyata setelah saya

mengikuti organisasi saya baru merasakan manfaat dari organisasi itu bagi saya. Manfaat yang dapat saya ambil ketika mengikuti sebuah organisasi adalah :
1. Kita dapat mengembangkan sifat interaksi atau komunikasi antar sesama usia maupun kepada orang yang lebih tua. Di dalam organisasi kita dapat mempelajari bagaimana cara nya berbicara atau menyampaikan pendapat dihadapan orang banyak

2. Di dalam organisasi kita diajarkan untuk memecahkan sebuah masalah secara bersama - sama. Dan bagaimana kita dapat menerima pendapat orang lain yang berbeda pendapat dengan kita.

3. Kita dapat melatih kerjasama kita didalam organisasi dan dapat menumbuhkan rasa saling percaya terhadap teman.

4. Didalam organisasi kita juga bisa mengaktualisasikan diri kita, dimana pendapat kita dihargai.

5. Kita juga belajar menghargai dan menjalannkan sebuah kepercayaan yang diberikan kepada kita dengan rasa tanggung jawab.

Jadi manfaat berorganisasi sangat besar manfaatnya bagi kita. Untung saya pada waktu itu mengikuti organisasi osis tersebut sehingga saya mendapatkan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya.

created: al amin nur reza
2 ka 15